Bahaya Radiasi Kimia bagi Manusia

Bookmark and Share

Radiasi dapat menyebabkan kanker pada paru-paru, kelenjar getah bening, dan darah serta penyakit-penyakit pada tulang, otot, sistem syaraf, perut, dan sistem pencernaan.Paparan radiasi yang berbahaya kebanyakan terjadi dalam jumlah kecil untuk waktu yang lama sehingga gangguan kesehatan yang ditimbulkannya

berkembang lambat. Contohnya, penambang uranium dapat bekerja bertahun-tahun tanpa ada tanda-tanda terjadinya gangguan kesehatan. Beberapa tahun kemudian baru berkembang menjadi kanker paru-paru atau penyakit lain yang berkaitan dengan pekerjaannya yang menggunakan bahan-bahan radioaktif

Prajurit tentara yang menangani selongsong peluru radioaktif (pengosongan selongsong uranium) dan mereka yang harus berada di daerah peperangan di mana selongsong peluru ditinggal di antara reruntuhan, juga beresiko terkena penyakit akibat radiasi.

Kecelakaan atau ledakan nuklir akan segera menyebabkan kematian atau beberapa minggu kemudian. Orang-orang yang bertahan hidup 6 minggu setelah ledakan nuklir dapat sembuh untuk sementara, tetapi penyakit serius dapat muncul beberapa tahun kemudian.Radiasi dapat ditularkan kepada bayi melalui air susu ibu. Penyakit akibat radiasi tidak dapat ditularkan dari orang ke orang tetapi gangguan kesehatan akibat radiasi dapat diturunkan dari orang tua kepada anak dan cucunya, seperti bayi lahir cacat, kanker, dan gangguan kesehatan lainnya.


Tanda-tanda

Tanda-tanda awal penyakit akibat radiasi adalah mual, muntah, diare, dan kelelahan. Tanda-tanda ini dapat diikuti dengan:

• Rambut rontok

• Bengkak di mulut dan

• Memburuknya penyakit gusi atau gigi

• Kulit menghitam dan tidak bisa hilang

• Memar-memar di bawah kulit

• Kulit, gusi dan kuku pucat atau transparan (anemia)

• Rasa sakit di jantung

• Tubuh seperti terbakar

• Napas pendek

• Batuk kering

• Berdebar-debar

• Kematian

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar